Selasa, 31 Mei 2011

Mengenal Potensi Diri, Minat dan Bakat serta Bidang Kerja (Bag 1)

Setiap orang memiliki potensi yang berbeda,ia merupakan anugerah yang harus digali dan dikembangkan. Berikut kami paparkan salah satu cara untuk mengenali potensi diri. Semoga mempermudah kita dalam mengetahui minat dan bakat serta bidang kerja yang cocok untuk digeluti.


Pertama lihat garis vertikal dengan ujung bertuliskan “introvert” dan “ekstrover”. Ini adalah “garis pembawaan”. 

Menggambarkan pembawaan kita, apakah kita termasuk orang yang cenderung pendiam, tertutup, dan kurang menyukai berhubungan dengan orang banyak (introver). Atau kea rah sebaliknya, yaitu banyak bicara, terbuka dan suka bergaul dengan orang banyak (ekstrover).

Selanjutnya perhatikan garis horizontal dengan ujung bertuliskan “dominasi” dan “dedikasi”. Garis ini disebut “garis kadar dominasi”, yang menunjukkan kecendrungan perilaku kita dalam berkomunikasi dengan orag lain. Apabila dalam berhubungan dengan orang lain kita condong memonopoli pembicaraan atau lebih banyak bicara daripada mendengar, selalu mempengaruhilawan bicara, ingin menang dalam berargumentasi, condong ingin memerintah dan menguasai, maka kita termasuk orang yang “dominan”. Sebaliknya, bila kita cenderung banyak mengalah, mendengar, dan berusaha menyenangkan lawan bicara, berarti kita tergolong orang yang “dedikatif”.

Sekarang buatlah penilaian terhadap 2 garis tersebut. Setelah melakukan penilaian terhadap kedua garis tersebut, maka kita akan mendapatkan kombinasi tipe kita (K, D, T, P). Tipe perilaku ini yang nantinya akan mempengaruhi karier kita dalam kehidupan. Tipe-tipe tersebut adalah:
  • Tipe Dominan (D): kombinasi antara pembawaan introvert dan dominasi yang dominan. 
  •  Tipe Popularian (P): kombinasi antara pembawaan ekstrover dan kadar dominasi yang dominan. 
  •  Tipe Tenang (T): kombinasi pembawaan ekstrover dan dedikatif. 
  • Tipe Konvensional (K): kombinasi pembawaan introvert dan dedikatif.
  •  
Orang Tipe “Dominan” (D) 

Adalah orang dengan ambisi besar untuk mencapai atau mengukir prestasi. Motivasinya sangat besar dalam menghadapi setiap tantangan. Kepuasan akan timbul jika ia berhasil menaklukkan sesuatu.

Tingginya ambisi tipe “D” kerapkali membuatnya kurang memedulikan cara yang digunakan guna mencapai cita-citanya. Jika mereka gagal, maka egonya akan tersinggung, rasa penasaran muncul dan ia bersedia mengulangi pekerjaan dari awal sampai berhasil. Sebagai introvert, manusia tipe “D” kurang menyukai pergaulan dengan orang banyak. Pertemuan yang bersifat santai dengan orang lain menurutnya adalah membuang-buang waktu. Dalam berbicara, ia ingin cepat ke sasaran, cepat, tepat dan tidak suka bertele-tele.

Para “Dominan” menghendaki jabatan dalam pekerjaan yang menunjukkan suatu prestasi. Hal ini membuat motivasi mereka benar-benar terpacu. Untuk mendukung usahanya, tipe “D” menginginkan kebebasan, tidak suka diatur oleh siapapun, termasuk atasan. Ia menginginkan kepercayaan total sehingga ia benar-benar menunjukkan kepiawaiannya. 

Orang Tipe “Popularian” (P) 

Orang tipe ini akan termotivasi dengan pengakuan dan penerimaan orang-orang sekitarnya. Cita-citanya adalah mencari popularitas, sehingga ia akan pergi ke sana kemari mencari pengaru. Hal ini mengakibatkan penyelesaian kerja sering terlewati.

Mereka menginginkan hubungan yang hangat dengan semua pihak. Namun, sebagai ekstrover, mereka termasuk orang yang pandai bergaul dan membangun persahabatan dengan semua orang. Mereka tidak segan menolong orang lain, memberikan nasihat, saran-saran atau memotivasi siapa saja yang sekiranya membutuhkan. 

Orang Tipe “Tenang” (T) 

Kelompok ini ditandai ole orang-orang yang pembawaannya tenang, gerak-geriknya “kalem”. Orang tipe ini sangat disenangi orang lain karena rata-rata mereka mudah diajak berkonsultasi, berunding bahkan bersahabat dengan tulus. Mereka kurang berambisi untuk terkenal atau menonjol.

Kelompok ‘T” biasanya tdak berminat pada tugas-tugas yang penuh tantangan atau sarat tanggung jawab, kurang menyukai keanekaragaman kewajiban dan lebih membatasi lingkup tanggung jawab pada area tertentu. Karena ambisinya terbatas, mereka lebh senang berkecimpung pada hal yang “biasa-biasa” saja dan suka menghindar dari sesuatu dengan resiko besar. Oleh sebab itu, mereka tahan bekerja pada pekerjaan-pekerjaan monoton dan penuh kotinuitas tanpa ariasi dan dinamika.

Sebagai ekstrover, walau bagaimanapun mereka senang bergabung dengan kelompok orang banyak,namun sebagai anggota, bukan pemimpin. Mereka butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang masih asing dan senang bertahan di lingkungan yang sudah dikenal baik. Selain itu, mereka membutuhkan penjelasan yang detail dalam melaksanakan suatu tugas. 

Orang Tipe “Konvensional” (K) 

Orang tipe ini adalah pekerja yang mengacu pada ketelitian dan “kesempurnaan hasil” menurut aturan dan kaidah yang berlaku. Ia kurang peduli dengan lingkungan social dan cenderung membatasi pergaulan antarsesama. Mereka sering dikenal dengan sebutan “perfeksionis”. Keunggulan mereka terlihat dari hasil akhir kerja mereka yang memuaskan, rapi an teliti.

bersambung ke bag 2

2 komentar:

  1. sangat membantu, terimakasih infonya :)
    blogwalking yaa : stucklimit.co.nr

    BalasHapus
  2. sama2, alhamdulillah bermanfaat...
    insyaAllah saya kunjungi...

    BalasHapus

terima kasih atas masukan dan komentarnya.